Mitos Berhubungan Intim Yang Perlu Remaja Ketahui

Masa remaja biasanya diisi dengan hal menyenangkan seperti bermain atau menghabiskan waktu dengan orang tercinta. Namun tidak sedikit remaja yang penasaran dengan hal yang berbau dewasa seperti seks atau berhubungan intim.

Akan tetapi, pengetahuan yang mereka miliki soal masalah ini masih sedikit. Oleh karena itu, sebagai orang tua yang baik kita perlu memberikan edukasi seks dan memberi tahu apa saja mitos tentang berhubungan intim yang perlu diketahui oleh mereka.

Mitos-mitos ini sangat penting untuk diketahui para remaja agar mereka tidak terjerumus ke informasi yang salah. Berikut ini informasi mitos tentang berhubungan intim yang perlu remaja ketahui.

Mitos Seks yang Perlu Diketahui

1. Berhubungan Intim Satu Kali Tidak Menyebabkan Kehamilan

Mitos pertama yang sering dibaca para remaja adalah Berhubungan intim sekali tidak bisa menyebabkan kehamilan. Padahal faktanya tidak seperti ini, meskipun seorang wanita baru pertama kali melakukan hubungan seks.

Dia tetap berisiko untuk mengalami kehamilan apabila dalam hubungan intim tersebut tidak menggunakan pengaman seperti kondom sehingga sperma keluar didalam vagina wanita.

2. Makan Nanas Merupakan Cara Aborsi Yang Aman

Banyak remaja berpikir jika mengonsumsi nanas bisa mengugurkan kandungan yang ada dengan aman. Padahal nanas cukup berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan.

Nanas bisa menimbulkan masalah pencernaan dan timbulnya perasaan mual ketika orang mengonsumsinya terlalu banyak. Jika orang ingin mengaborsi kandungan, setidaknya mereka perlu mengonsumsi 10 nanas utuh dalam sekali makan.

3. Perawan Dilihat dari Darah Yang Keluar

Selaput dara merupakan bagian kulit yang tipis pada vagina dan dapat meregang serta robek karena banyak hal, Bukan hanya karena berhubungan intim.

Oleh karena itu, ketika wanita pertama kali berhubungan intim dan vagina mereka tidak berdarah, bukan berarti mereka sudah tidak perawan lagi. Bisa jadi selaput dara yang dimilikinya elastis juga tidak mengeluarkan darah.

4. Mencabut Mr P sebelum Ejakulasi Tidak Menyebabkan Kehamilan

Biasanya seseorang akan mencabut Mr P sebelum ejakulasi terjadi guna menghindari kehamilan pada wanitanya. Namun ada kemungkinan kecil untuk sperma keluar dari Mr P sebelum terjadinya ejakulasi.

Hal inilah yang bisa menyebabkan kehamilan pada wanita meskipun jumlah sperma yang keluar sebelum ejakulasi hanya sedikit.

Dengan mengetahui mitos-mitos ini, diharapkan para remaja mampu mempelajari hubungan intim dengan lebih baik lagi sehingga mereka tidak akan melakukan kesalahan akibat salah menangkap informasi yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *